Rabu, Juni 14, 2017

KETIKA KITA MEMBERI


Seorang Dosen tengah berjalan santai bersama seorang Mahasiswa di taman kampus, keduanya melihat sepasang sepatu yg sudah usang & lusuh.

Mereka berdua yakin kalau itu adalah sepatu milik pekerja kebun yg sebentar lagi akan menyelesaikan pekerjaannya.

Sang mahasiswa melihat kpd dosennya & berkata :
Bagaimana kalau kita candai tukang kebun ini dgn menyembunyikan sepatunya,  kemudian kita bersembunyi di belakang pepohonan, nanti ketika dia datang, kita lihat bgmn dia kaget & cemas krn kehilangan sepatunya...

Dosen itu menjawab:
Mahasiswaku, tidak pantas kita menghibur diri dgn mengorbankan org miskin
Kamu kan seorang yang kaya & kamu bisa saja MENAMBAH kebahagiaan untuk dirinya...

Sekarang  coba kamu masukkan bbrp  lembar uang kertas ke dlm sepatunya, kemudian saksikan bagaimana respon dari tukang kebun miskin itu?_

Sang mahasiswa sangat takjub dgn usulan dosennya.
Dia langsung  memasukkan beberapa lembar uang ke dalam  sepatu tukang kebun itu. 
Setelah itu ia bersembunyi di balik semak-semak bersama dosennya sambil mengintip apa yg akan terjadi dgn tukang kebun.

Tak berapa lama datanglah tukang kebun itu, sambil mengibas-ngibaskan kotoran debu dari pakaiannya, dia menuju, tempat dia meninggalkan sepatu sebelum bekerja.

Ketika ia memasukkan kakinya ke dalam sepatu, ia menjadi terperanjat, karena ada sesuatu yg mengganjal di dalam nya.

Saat ia keluarkan ternyata, *Uang...
Dia memeriksa sepatu yg satunya lagi, ternyata juga berisi *Uang...*
Dia memandangi *Uang* itu ber-ulang ulang seolah ia tidak percaya dengan penglihatannya. 

Ia pun memutar pandangannya ke segala penjuru namun ia TIDAK MELIHAT seorang pun.

Sambil menggenggam uang itu lalu ia berlutut sambil menengadah ke langit ia berucap :
“Aku bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Tuhanku yg maha Pengasih & Penyayang...
Engkau Yang Maha tahu, istriku sedang sakit & anak2-ku  kelaparan, mrk belum mendapatkan makanan hari ini.

Engkau TELAH menyelamatkanku, anak-anakku & istriku dari penderitaan...

Dengan kepolosannya dia terus menangis terharu sambil memandangi langit sebagai ungkapan rasa syukurnya atas karunia dari * Tuhan Yang Maha Pemurah & Penyayang *

Sang mahasiswa sangat terharu dengan pemandangan yang di lihat nya dari balik persembunyian itu Air matanya menetes tanpa dapat ia bendung.

Sang dosen yg bijak itu pun berkata pada mahasiswanya :
“Bukankah sekarang kamu juga telah*merasakan kebahagiaan yg lebih* dari pada kamu melakukan usulan pertama dgn menyembunyikan sepatu tukang kebun miskin itu ?”

Sang mahasiswa menjawab :
"Aku TELAH mendapatkan pelajaran yang TIDAK AKAN  aku lupakan seumur hidupku."
Sekarang aku PAHAM makna kalimat :
“Ketika kamu memberi,*  kamu akan memperoleh *kebahagiaan yg lebih banyak* daripada ketika kamu diberi”.

Sang dosen melanjutkan nasehatnya, & ketahuilah bhw *bentuk pemberian itu ber-macam2 :
1. MEMAAFKAN kesalahan orang di saat kamu MAMPU melakukan balas dendam,... adalah suatu *PEMBERIAN*

2. MENDOAKAN teman & saudaramu di belakangnya_ ( tanpa sepengetahuannya ) itu adalah juga *PEMBERIAN*

3. Berusaha BERBAIK SANGKA & menghilangkan prasangka buruk,_ juga suatu *PEMBERIAN*

Itu semua adalah bentuk2 "PEMBERIAN"

Marilah kita saling "MEMBERI & BERBUAT BAIK", niscaya _*HIDUP KITA AKAN MENJADI LEBIH INDAH & BERMAKNA*

Semoga kita menjadi LEBIH BAIK dan BERMANFAAT utk sesama.

Selamat menabur kebaikan dibulan yg Suci dan penuh Maghfirah ini... Amiin

Selamat menjemput rejeki di 19 Ramadhan 1438 (14 JUNI 2017)

Copas dari Group What'sApp ( Mohon ijin, karena saya tidak tahu, Penulis awal nya.... )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar